Pengalaman pusing-pusing asyik dengan TV Panasonic TC-14S15M, kalau dihidupkan menyala biasa sebentar sekitar setengah menit sampai 3 menit, lalu di mesinnya keluar bunyi crrrrrttt..... gambar menyempit kiri kanan, terus pet.. mati, tetapi lampu indikatornya tetap nyala (mati seperti standby tetapi dipencet-pencet tombol panel maupun remotnya tetap tidak mau hidup). Jika dimatikan lalu dinyalakan lagi seperti itu lagi. Kalau keadaan mati standby itu dibiarkan saja lama-lama TV menyala sendiri dengan normal, walau ditonton seharian juga normal, tetapi waktu tunggu dari pet hingga menyala lagi itu tidak tentu, kadang 10 menit sudah nyala, kadang hingga berjam-jam baru nyala, karena itu yang empunya bilang 'TV-ne uripe suwi' (=TVnya hidupnya lama).
Bacaan terbaru
-
-
TEKNIK REPARASI TV Berwarna Untuk Pemula - Banyak tulisan di grup TV CRT seperti ini : ” Elco sudah di ganti semua ” .Flyback sudah di ganti baru ” IC sudah di ganti juga ” . dan problem belum juga ...5 tahun yang lalu
-
Sharp 51ZF508 hidup sebentar terus mati - Sharp 21 FLAT Pakai ic Hercules smd 128 pin Dihidupkan…..gambar & suara normal…….tapi satu menit kemudian mati protek kedip 2x…… Kalau diulangi dihidupkan...6 tahun yang lalu
-
Cara Mengatasi G2000, G1000 error 5200 - [image: G2000 error 5200]Alhamdulillah, Kang Eko bisa posting lagi artikel di blog ekohasan ini. Kali ini kita akan membahas tentang error 5200 pada canon ...8 tahun yang lalu
-
Cara melepas Led SMD backlight LCD - Berawal dari pengamatan dan penyimakan dari postingan rekan-rekan di Facebook mengenai melepaskan/remove Led jenis ...11 tahun yang lalu
Jumat, 14 September 2012
Kamis, 12 Juli 2012
Artikel tak berjudul
Selasa, 19 Juni 2012
Cicak-cicak di TV
Jumat, 08 Juni 2012
Remote B.E dan Chunshin HR-910
Salah satu alat alternatif yang sangat penting bagi penggemar utak-atik TV adalah remote setting, yaitu remote yang ada tombol khusus untuk masuk service mode. Daripada repot mengkombinasikan tombol yang susah dihafal tentu akan lebih enak yang tinggal pencet pada tombol khusus itu. Sayangnya remote semacam itu masih jarang kita jumpai di toko, ataupun kalau ada banyak yang belum tahu, yang jualan nggak tahu kegunaannya, yang beli juga nggak tahu kalau sebenarnya benda yang diperlukan sudah ada di depannya.
Sejauh pengalaman saya, --untuk TV China, saya pernah mengenal empat model remote seperti itu, tetapi sekarang yang mudah didapat di toko sekitar saya ada 2 model. Pernah pula menjumpai remote yang dibanting pemiliknya gara-gara TVnya jadi kacau, ternyata remote yang digunakannya itu ada tombol service mode di sebelah tombol power dan dapat dipencet dengan mudah. Berhubung orangnya orang awam maka TVnya malah jadi makin kacau, dan dibantinglah itu remote, padahal bagi tukang servis sudah pasti merupakan benda berharga.
Kali ini saya ingin mencatat keberadaan remote semacam itu. Satu merk B.E, dan satunya lagi merk Chunshin HR-910. Fungsi keduanya sama saja, hanya terbatas untuk TV-TV China, dan itupun tak semua TV China, hanya beberapa model saja yang bisa. Chunshin HR-910 punya tombol lebih banyak, tetapi relatif berbahaya bagi pengguna awam, sebab bila asal pencet saja TVnya jadi makin tidak karuan. Sedang B.E yang tombolnya lebih sedikit mungkin lebih aman jika dipegang pengguna awam ataupun pemilik karena tombol settingnya tersembunyi di dalam lubang. Untuk masuk service mode, pada remote B.E tinggal ditusuk dengan benda kecil yang tumpul, misalnya lidi, sedang remote Chunshin HR-910 dengan menahan tombol Factory selama sekian detik. Langkah penekanannya diulang-ulang untuk mendapatkan halaman setting yang sesuai, dan juga untuk keluar. Seperti biasa tombol P+ P- untuk menggulir menu, dan V+ V- untuk merubah nilai.
Sedang soal harga, di toko terdekat saya sama-sama dibandrol Rp 15ribu.
Sejauh pengalaman saya, --untuk TV China, saya pernah mengenal empat model remote seperti itu, tetapi sekarang yang mudah didapat di toko sekitar saya ada 2 model. Pernah pula menjumpai remote yang dibanting pemiliknya gara-gara TVnya jadi kacau, ternyata remote yang digunakannya itu ada tombol service mode di sebelah tombol power dan dapat dipencet dengan mudah. Berhubung orangnya orang awam maka TVnya malah jadi makin kacau, dan dibantinglah itu remote, padahal bagi tukang servis sudah pasti merupakan benda berharga.
![]() |
| remote setting TV China |
Sedang soal harga, di toko terdekat saya sama-sama dibandrol Rp 15ribu.
Selasa, 08 Mei 2012
Pelangi Polytron Diva MX-5202
TV Polytron 21 inch bertuliskan DIVA dan bernomor seri MX 5202 di belakangnya menjadi pasien servis panggilan saya beberapa waktu yang lalu di sebuah desa yang cukup untuk dibilang pelosok, untuk mencapai rumah sang pemilik harus melalui jalanan yang cukup susah ditempuh. TV tersebut jika dihidupkan akan hidup sebentar lalu balik standby lagi, begitu singkatnya saat menyala hingga belum sampai muncul apa-apa di layarnya.
Kamis, 26 April 2012
TV Sanyo CG14CE1 error
Beberapa hari yang lalu saya disuruh mbetulin TV Sanyo CG14CE1 yang bermasalah. Problemnya TV mati, tapi dari keterangan pemiliknya, sebelum mati sudah ada berbagai masalah dulu yang terjadi.
TV saya cek, memang keadaannya mati total, tetapi arus listrik ke regulator jelas masuk saat saya cek pakai tester. Saya cek lebih cermat bagian 'lingkungan tempat mesin diletakkan', tidak hanya saya lihat dengan bantuan lampu senter saja, tetapi juga saya endus-endus pakai hidung... (hehe... tukang servis bergaya anjing atau bergaya babi kali ya...). Dari situ saya menduga ada masalah 'sanitasi' di dalam TV, maksudnya kondisi lingkungan sekitar mesin TV itu 'kurang sehat'.
TV saya cek, memang keadaannya mati total, tetapi arus listrik ke regulator jelas masuk saat saya cek pakai tester. Saya cek lebih cermat bagian 'lingkungan tempat mesin diletakkan', tidak hanya saya lihat dengan bantuan lampu senter saja, tetapi juga saya endus-endus pakai hidung... (hehe... tukang servis bergaya anjing atau bergaya babi kali ya...). Dari situ saya menduga ada masalah 'sanitasi' di dalam TV, maksudnya kondisi lingkungan sekitar mesin TV itu 'kurang sehat'.
Rabu, 25 April 2012
Polytron MP-4100KC mati
Seorang teman saya datang membawa bungkusan yang cukup unik cara membungkusnya, saya sampai mengira kalau dibawain oleh-oleh.... atau brekat.....eh, ternyata tidak, setelah dibuka ternyata sebuah radio cassette compo berbentuk kapsul bermerk Polytron MP-4100KC. Keadaannya mati tidak bunyi, mekanik tape juga tidak muter, tapi saat listrik dicolokkan terdengar bunyi 'dug' di speaker.
Compo saya bongkar, agak repot juga ternyata bongkar mesinnya.
Compo saya bongkar, agak repot juga ternyata bongkar mesinnya.
Langganan:
Postingan (Atom)





